Dengan kerja sama tersebut pihak ICDL Indonesia mencanangkan gerakan manabung bagi para siswa/siswazah Madrasah dan Pondok Pesantren terutama yang telah menjadi ATC ICDL. Canangan awa adalah dengan hanya menabung Rp. 5000,- perhari para siswa dan siswazah mampu membiayai diri sendiri untuk memperoleh life skills berupa sertifikasi ICDL yang di akui secara international. Jika program menabung Rp. 5000 perhari selama satu tahun, maka para siswa/siswazah akan memperoleh nilai sebesar Rp. 1,440,000 pertahun ( belum dihitung bunga bank) , sedang untuk biaya ICDL hanya berkssar antara Rp. 875,000 - Rp. 1250,000,-.
Yayasan pendidikan Indonesia " ICDL Lisensi " secara serius telah berazam agar program ICDL berjalan dengan sempurna di Indonesia, untuk itu pimpinan Yayasan telah memberi sumbangan untuk masing masing sekolah sebesar Rp. 5000,000,- untuk biaya akreditasi. Jika untuk tahapan awal ICDL Indonesia melaksanakan akreditasi terhadap 4000 madrasah, mka jumlah partisipasi YPI " ICDL Lisensi " adalah Rp. 20, 000,000,000,-




